Tags

, , , , ,

Dear pambaca,

Sudah sejak lama parfum merupakan kebutuhan manusia. Mulai sebagai penangkal aroma yang kurang sedap, untuk meningkatkan kepercayaan diri, hingga sebagai simbol prestise bagi banyak orang.

Untuk memenuhi kebutuhan akan parfum atau wewangian sejenis, banyak sekali pilihan yang bisa diambil, tentunya dengan konsekuensinya masing-masing. Pilihan terbaik sudah tentu Parfum original, dengan kualitas dan keasliannya. Sayangnya harga parfum original saat ini sudah melambung tinggi, sehingga bagi sebagian orang tentu akan memikirkan ulang untuk selalu memilih parfum original ini. Pilihan berikutnya adalah parfum refill, dimana untuk yang satu ini kualitasnya hampir setara dengan parfum original, tapi sangat beresiko, karena penambahan unsur alcohol yang kadang berlebihan. ( apabila kadar alcoholnya disamakan dg yg ori, darimana produsen parfum refill mendapat untung? ). Pilihan lain adalah biang atau bibit parfum yang juga sangat banyak dipasarkan. Tanpa bermaksud merendahkan mereka yang menekuni usaha ini, rasanya pilihan yang satu ini amat berbeda kualitasnya dg parfum original.

Fenomena ‘mengakali’ mahalnya harga parfum original ini tidak hanya terjadi di negara kita. Di eropa yang notabene merupakan negara-negara maju, mahalnya harga parfum ori tersebut memicu mereka membuat parfum sendiri, dengan kualitas yang setara, tanpa harus merugikan konsumen maupun melanggar hak paten.

Salah satunya adalah Frederico Mahora, yang bekerja sama dengan pakar2 parfum dari DROM industri yang berpusat di Munich, Jerman. Mereka mendirikan usaha dengan nama FM Group, yang menciptakan padanan aroma parfum2 branded, dengan memanfaatkan scent atau formula dasar parfum tersebut dan diolah oleh para ahli dari DROM cosmetic, sehingga bisa memangkas biaya produksi, tanpa mengorbankan kualitas.

Saat ini FM Group telah tersebar di lebih dari 50 negara, di antaranya negara2 pusat mode / parfum dunia, seperti Perancis dan Italy. Dari fakta ini tentunya produk dari FM Group telah diakui kualitasnya, dan dicintai karena harganya yang jauh lebih murah, tanpa mengorbankan kepuasan konsumen.

Selain itu, menjadi distributor FM parfum memiliki prospek yang sangat menjanjikan dari segi finansial. Sebagai perusahaan yang sedang berkembang pesat, FM Group memberikan kompensasi yang luar biasa bagi tenaga marketingnya. Sebagai contoh, menjual satu parfum FM seharga Rp. 165.000,- maka komisi langsung yang akan diterima distributor adalah Rp.50.000,- atau sekitar 30 persen dari harga produk.

Anda tertarik, atau masih ragu dan perlu tambahan informasi lain? Pada posting berikutnya, nanti Yoen akan jelaskan lebih banyak lagi tentang parfum FM, baik dari produk-produknya, strategi pemasaran, dan yang jelas imbalan bagi kita sebagai tenaga marketingnya,..
id fm2

Makasih dah mampir baca,.

Yoen.